Panti Asuhan Budi Mulia Lubuklinggau : Anak Panti Seperti Anak Sendiri


LUBUKLINGGAU - Rasa bangga disampaikan Koordinator Panti Asuhan Budi Mulia Lubuklinggau, Febri, lantaran tidak sedikit anak asuh jebolan Panti Budi Mulia kini menjadi orang berhasil, Rabu (30/08).

Bagi Febri, hidup dengan jauhnya kasih sayang dari orang tua tidak menjadi penghalang bagi anak panti asuhan untuk menggapai mimpi. Dimana kini anak asuh jebolan Panti Asuhan Budi Mulia ada yang menjadi pejabat, anggota polri, dan tidak sedikit yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Kami bangga dengan pencapaian mereka," ungkap wanita yang telah mengabdi di Panti Asuhan Budi Mulia sejak 2017 itu.

Dijelaskannya, panti yang dinaungi Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan itu saat ini menampung setidaknya 40 anak. Dimana anak-anak tersebut merupakan rekomendasi dari Dinas Sosial Kabupaten maupun Kota diseputaran Lubuklinggau.

"Yang mau masuk ke Panti Asuhan Budi Mulia harus memenuhi kriteria, tidak mampu secara ekonomi, yatim piatu dan terlantar," jelasnya.

Lebih lanjut, Febri mengatakan konsep di Panti Asuhan yang ia pimpin adalah 'Anak Panti Berhak Bahagia'. Baginya mengurus anak panti seperti dengan mengurus anak sendiri.

"Mereka seperti keluarga sendiri. (Kami) mendorong semangat supaya menciptakan orang-orang yang hebat di panti ini," terangnya.

Dituturkan Febri, ia selalu berpesan kepada anak panti untuk pandai menabung, baik uang dari donatur maupun dari lainnya, dimana tujuannya untuk membantu biaya pendidikan di sekolah yang memang biayanya bukan tanggungan panti.

"Kalaupun kurang untuk biaya pendidikan biarlah kami pihak panti sebisa mungkin menutupi kurangnya," katanya.

Ia berharap, anak yang diasuh di Panti Asuhan Budi Mulia Lubuklinggau ketika keluar dari panti mampu meraih pencapaian luar biasa, sehingga tidak dianggap sebelah mata karena embel-embel anak panti.

(Gpz)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama