LUBUKLINGGAU — Forum Silampari Raya (FSR) resmi dideklarasikan di Kota Lubuklinggau, Kamis (24/09/2026). Forum yang diprakarsai oleh para pemuda di Bumi Silampari tersebut hadir sebagai ruang bersama untuk menghimpun gagasan, kepedulian, dan aspirasi masyarakat di wilayah Silampari.
Deklarasi FSR dibacakan oleh Koordinator Utama Forum Silampari Raya M Bima Bagaskara. Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya langkah bersama untuk membangun komunikasi dan menyuarakan berbagai harapan masyarakat.
Dalam deklarasinya, FSR menegaskan bahwa kehadiran FSR sebagai mitra kritis terhadap kebijakan publik dan juga mampu memberikan solusi yang konkrit terhadap permasalahan pendidikan, ekonomi, pembangunan dan permasalahan sosial lainnya di bumi Silampari.
“Forum Silampari Raya lahir sebagai ruang bersama bagi semua elemen masyarakat sipil di bumi Silampari untuk menyatukan gagasan, merawat kepedulian, dan menjadi penyambung harapan masyarakat. Kami percaya bahwa perubahan tidak lahir dari sikap diam, tetapi dari keberanian untuk menyampaikan apa yang menjadi keresahan dan harapan masyarakat,” ujar Koordinator Utama FSR dalam deklarasinya.
Menurutnya, pemuda memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, FSR diharapkan dapat menjadi ruang yang terbuka bagi berbagai elemen masyarakat silampari untuk menyampaikan gagasan secara konstruktif serta mendorong lahirnya perhatian terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat hari ini, besok, dan esok nanti.
FSR juga menempatkan semangat kebersamaan sebagai salah satu fondasi gerakannya. Perbedaan latar belakang, profesi, maupun pandangan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kepedulian terhadap daerah.
“Kami tidak datang untuk mengklaim paling tahu tentang persoalan masyarakat. Kami datang untuk mendengar, menghimpun, dan menyampaikan. Sebab suara masyarakat adalah bagian penting dari arah pembangunan Bumi Silampari,” lanjutnya.
Deklarasi yang berlangsung di Kota Lubuklinggau tersebut sekaligus menjadi awal bagi FSR untuk membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, pemuda, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta pemangku kepentingan di wilayah Silampari.
Ke depan, Forum Silampari Raya diharapkan dapat berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mampu menghubungkan aspirasi masyarakat dengan pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam pengambilan kebijakan.
“Dari Bumi Silampari, untuk masyarakat Silampari. Menjadi penyambung harapan, merawat kebersamaan, dan bergerak bersama untuk masa depan,” menjadi semangat yang diusung dalam deklarasi Forum Silampari Raya.
(Red.)
