Warga Minta APH Kroscek Pekerjaan Oprid Jembatan Desa Sungai Ibul


PALI - Pembangunan Oprid Jalan Jembatan Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI dikritisi warga. Pasalnya, bangunan yang baru seumur jagung itu sudah retak dan rusak hingga nampak batu koralnya.

Diungkapkan seorang warga yang juga pemerhati bangunan, Puput Warsono atau akrab disapa Puput, kontraktor seharusnya memperhatikan kualitas pada bangunan yang untuk mempermudah masyarakat dalam mobilitas jalan itu.

"Kami meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera kroscek pembangunan yang baru seumur jagung itu," ujarnya kepada Silampari Berita, Sabtu (02/09).

Menurut Puput, bangunan tersebut terlihat memprihatinkan karena ada beberapa titik retakan yang cukup lebar.

"Semestinya dengan adanya pembangunan yang mengunakan anggaran negara, bersumber dari pajak rakyat kecil, mestinya dibangun dengan kualitas yang baik dan dapat bertahan lama," ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan untuk rakyat jangan melulu mengejar keuntungan semata, namun harus disertai kualitas.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengawasi setiap pembangunan di Bumi Serepat Serasan ini. Saya juga meminta dinas terkait untuk lebih teliti dan jeli dalam mengadakan pengawasan," tukasnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten PALI, Novi Febriyanti, saat dikonfirmasi Silampari Berita pada Sabtu (02/09) pukul 19.22 WIB, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan dan jawaban.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pekerjaan Pembangunan Oprid Jembatan Desa Sungai Ibul, Viktor, saat dikonfirmasi Silampari berita pada Minggu (03/08) pukul 08.33 wib, menyampaikan terimakasih karena sudah beritahu pihaknya mengenai kondisi bangunan tersebut.

"Saat ini masih dalam masa pemeliharaan, itu akan segera diperbaiki," kata Viktor.

(Snt)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama