Wali Murid di MIN 1 Lubuklinggau Keluhkan Pungutan Biaya


LUBUKLINGGAU - Wali murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Lubuklinggau keluhkan iuran sebesar Rp455 ribu untuk perpisahan kelas 6. Pasalnya, selain untuk acara perpisahan, iuran tersebut juga untuk mengurus pengambilan ijazah dan mengurus untuk pendaftaran masuk SMP.

Disampaikan wali murid inisial T (45), anaknya saat ini sekolah di MIN 1 Lubuklinggau duduk di kelas 6. Ia merasa keberatan dengan iuran sebesar itu.

"Cukup berat bagi kami, apa lagi musim sekarang, belum biaya anak yang lain. Kami sudah protes, tapi karena yang lain setuju terpaksa kami setuju waktu rapat komite," jelasnya.

Sementara, pihak sekolah melalui Bagian Kesiswaan, membenarkan adanya pungutan iuran untuk acara perpisahan kelas 6, juga untuk pengurusan mengambil ijazah dan pengurusan masuk SMP.

"Telah melalui rapat komite. Memang ada wali murid yang tidak setuju, dan pihak sekolah sudah mengurangi akhirnya Rp455 ribu, sudah setuju dan ditandatangani oleh wali murid hasil rapat tersebut. Untuk perpisahan Rp295 ribu, sisanya untuk kepengurusan masuk SMP dan keperluan lainnya. Siswa yang lulus 43 siswa," jelasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, pihak sekolah melalui Bidang Kesiswaan mengatakan langsung ke kepala sekolah saja.

"Kami ini anak buah, data pengeluaran merupakan rahasia sekolah, kalo ada perintah dari Kepala Sekolah baru kami kasih jelas," ujarnya.

Namun, hingga berita ini ditayangkan Kepala Sekolah belum bisa dihubungi maupun ditemui untuk dimintai keterangan.

(Tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama