Kurang Profesional, Oknum di Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field Malah Gurui Wartawan


PALI - Comrel Perusahaan PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Adera Field, Triwahyu Andika dinilai kurang profesional dalam menanggapi konfirmasi yang dilakukan sejumlah wartawan di PALI. Hal itu diungkapkan salah satu wartawan di PALI, Suherman, Selasa (27/9).

Dimana, beberapa wartawan bermaksud mengkonfirmasi terkait pipa line milik Pertamina yang terkesan menyulitkan petani saat membawa hasil kebun melewati jalan yang terhalang oleh pipa line yang tidak ditanam.

Dalam konfirmasi itu, pihak Pertamina melalui Triwahyu bukan menjelaskan topik yang ditanya, melainkan menyebut wartawan yang bertugas di Kabupaten PALI selalu membuat berita bersifat opini publik.

Dimana, pihak Triwahyu merasa resah dengan beberapa pemberitaan di media yang menerbitkan berita soal pipa line tersebut.

Triwahyu tidak ingin media membuat berita dengan masih menduga-duga.

"Buatlah berita itu yang jelas, jangan kata si, A, si B, itukan belum jelas namanya, itu masih opini publik," ujar Triwahyu saat berhadapan dengan beberapa awak media.

Lanjut Triwahyu, ia merasa ngerti soal berita jika mau jadi wartawan.

Sontak pernyataan tersebut membuat beberapa wartawan yang berada di ruangan kantor Pertamina Adera terpancing emosi.

"Tidak semua wartawan demikian. Bukan tempatnya untuk membahas soal kode etik profesi jurnalistik, sekarang ini tak lain hanya meminta jawaban Pertamina Adera terkait pipa line Pertamina yang terkesan menyulitkan petani membawa hasil kebun melewati jalan yang terhalang pipa line," jelas Suherman.

"Tak profesional, lain ditanya lain dijawab. Terlebih lagi menggurui wartawan yang bertugas di Kabupaten PALI. Seolah-olah kepentingan masyarakat banyak tidak dipedulikan oleh pihak perusahaan," lanjut Suherman.

Lanjut lanjut, Suherman menilai seharusnya pertanyaan wartawan dijawab sesuai topik, bukan malah menggurui cara kerja wartawan.

"Kita tau etika penulisan dan tidak perlu digurui," tegasnya.

Sebab emosi itu, Suherman bersama wartawan lainnya langsung keluar meninggalkan ruangan tanpa menyelesaikan konfirmasi yang sudah menjadi tujuan utama.

(Snt)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama