Komponen Alat Berat Dinas Pertanian PALI Hilang di Talang Akar


PALI - Dinas Pertanian Kabupate PALI dan eks Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Pengabuan melakukan peninjauan alat pertanian disalah satu kebun warga di Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Selasa (24/05).

Dimana, alat berat jenis excavator PC 200 merk Caterpilar milik Dinas Pertanian Sumsel yang sebelumnya tenggelam di Desa Pengabuan pada tahun 2020, hilang beberapa komponen perangkat pendukungnya.

Eks Ketua Gapoktan Pengabuan, Sarbeni, membenarkan ada beberapa komponen yang hilang setelah dilakukan pengecekan di lokasi.

"Yang hilang monitor, komputer, box sekring dan baterai," kata Sarbeni.

Selain itu, ujar Sarbeni, saat evakuasi di Pengabuan, final drive yang dilepas dan disimpan didalam karung juga tidak ada di lokasi excavator ditempatkan.

Ia menegaskan, seharusnya saat penyerahan excavator ke Dinas Pertanian semua dalam keadaan lengkap, namun komponen hilang setelah excavator diserahkan.

Menurut dia, yang mengambil excavator di Pengabuan adalah Staf Dinas Pertanian dan Bagian Transpot Dinas Pekerjaan Umum PALI.

"Sisanya kami tidak tahu lagi waktu dari Pengabuan, kami tau ada alat yang hilang kami cek kesini, bulan September 2021 kemarin kami cek kesini," ungkapy.

Sementara, Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Dinas Pertanian PALI, Sugi Harsono, membenarkan alat pertanian tersebut diletakan di kebun miliknya.

"Ini rusak, pindad ini rusak, pindad itu juga rusak, cuma hidup mesin cuma agak susah, yang agak normal itu yang kuning (excavator merk JCB)," katanya.

Ia menuturkan, karena Dinas Pertanian tidak memiliki lahan tempat alat berat, sebab itu meminjam pakai lahan kebun miliknya.

Lebih lanjut, ia menegaskan tidak mengetahui secara pasti kehilangan onderdil alat berat tersebut, karena menurutnya ketiga alat berat yang lain komponennya tidak hilang.

Selain itu, ia mengungkapkan tidak bisa menjelaskan kapan hilangnya komponen excavator yang di Pengabuan.

"Karena sampai hari ini kami tidak sentuh alat tersebut," tegasnya.

Menanggapi Sugi Harsono yang tidak mengetahui lebih jelas kehilangan komponen alat berat tersebut, Sarbeni menegaskan saat Excavator diserahkan ke Dinas Pertanian semua dalam keadaan lengkap.

"Waktu kami cek kesini tidak ada lagi, terlepas dia (Sugi Harsono) tahu dengan tidak kami tidak bisa bicara," unjarnya.

Menurutnya, saat evakuasi dan penyerahan excavator, semua komponen ada didalam dokumentasi dalam bentuk video.

"Seperti komputer saat waktu dinaikan ke mobil untuk dibawa kesini ada, tapi kan sekarang tidak ada," jelasnya.

Lanjut Sarbeni, tidak mungkin komponen hilang sebelum excavator diserahkan, karena pada waktu itu semua alat lengkap saat dinaikan ke mobil angkutan.

Kembali ke Sugi Harsono, ia memastikan komponen yang hilang bukan pada saat excavator ditempatkan di lahan miliknya, karena dari awal excavator ditempatkan di kebunnya ada petugas yang menjaga.

Namun, Sarbeni menyangkal saat penyerahan excavator ada berita acara yang menjelaskan semua alatnya lengkap, hanya bucket dan conter weight yang dilepas.

Ditempat sama, Sekretaris Dinas Pertanian PALI, Ali Sadikin, mengatakan peninjauan ke lokasi alat pertanian untuk mengklarifikasi laporan Sarbeni terkait barang yang hilang.

"Jadi kita hari ini mengklarifikasi yang kata pak Sarbeni kehilangan alat itu," kata Ali.

Selian itu, pihaknya akan mengklarifikasi ke Dinas Pertanian yang menerima alat tersebut, kemudian akan diputuskan Kepala Dinas.

Tetapi, menurut dia, hasil klarifikasi saat di lokasi tidak membuahkan hasil, karena hanya Sarbeni yang bisa diklarifikasi.

Kendati demikian, pihaknya akan mengupayakan alat tersebut bisa diperbaiki sehingga menjadi manfaat bagi petani.

"Jadi kita ketahui dulu mana yang hilang, karena belum diketahui, bagaimana kita mau memperbaiki, maka kita ajak Pak Sarbeni dan kawan-kawan mana yang hilang, baru kita cari jalan tengahnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ali Sadikin berjanji untuk kedepan pihaknya akan menambah tenaga kerja untuk penjaga.

(Snt)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama