Warga Pasar Muara Beliti Ultimatum Pemkab Musi Rawas, Kantor Lurah Terancam Disegel


MUSI RAWAS – Aksi damai yang digelar masyarakat Kelurahan Pasar Muara Beliti di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, Kamis (29/01/2026), berlangsung dengan pengawalan ketat. Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di hadapan peserta aksi, warga meminta Pemkab Musi Rawas memberikan kejelasan atas tuntutan yang mereka sampaikan.

Perwakilan massa menyatakan, apabila tidak ada tindak lanjut dan langkah konkret dari Pemkab Musi Rawas, warga berencana melakukan penyegelan Kantor Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas.

Menanggapi hal tersebut, aktivis Musi Rawas, Zainuri, menyoroti polemik yang terjadi di Kelurahan Pasar Muara Beliti hingga memicu aksi damai ke Kantor Bupati Musi Rawas. Ia mendesak Bupati Musi Rawas segera mengambil langkah penyelesaian agar situasi tidak semakin memanas.

Menurut Zainuri, penyelesaian persoalan harus dilakukan melalui tabayyun, yakni upaya meneliti, memverifikasi, dan mencari kejelasan atas informasi yang berkembang. Ia menilai langkah tersebut penting untuk memastikan kebenaran persoalan dan mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Bupati Musi Rawas jangan hanya diam. Segera ambil kebijakan untuk menyelesaikan polemik yang terjadi di Kelurahan Pasar Muara Beliti. Lakukan tabayyun agar permasalahan tidak berlarut-larut dan tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun perpecahan,” ujar Zainuri.

Ia juga mendorong adanya forum musyawarah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk lurah, Bagian Hukum, Bagian Tata Pemerintahan, Inspektorat, serta perwakilan warga. Zainuri menilai pertemuan tersebut diperlukan untuk memaparkan fakta, meninjau dasar hukum kebijakan yang dipersoalkan, serta mencari solusi bersama agar polemik dapat diselesaikan secara terbuka dan damai.

(Gpz)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama