PW KAMMI Sumsel Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Bencana Nasional



PALEMBANG - Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sumatera Selatan (PW KAMMI Sumsel) menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban serta masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).



Sejumlah kabupaten/kota dilaporkan terdampak, diantaranya:

  • Aceh, wilayah yang terdampak meliputi Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Singkil, Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Lhokseumawe, dan Aceh Tamiang.
  • Sumatera Utara, daerah terdampak mencakup Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
  • Sumatera Barat, wilayah terdampak antara lain Kota Padang, Padang Pariaman, Agam, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Solok, Pasaman, Kota Solok, Kota Padang Panjang, dan Pasaman Barat.

PW KAMMI Sumsel menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya korban jiwa, rusaknya pemukiman dan infrastruktur, serta terputusnya akses dasar di banyak lokasi. Sebagai bentuk respons cepat, organisasi ini mendesak pemerintah pusat segera menetapkan Status Darurat Bencana Nasional agar penanganan dapat dilakukan secara luas dan terkoordinasi.



Ketua Umum PW KAMMI Sumsel, Dimas Suprianto, menegaskan bahwa situasi yang terjadi sudah berada pada level krisis nasional dan membutuhkan intervensi pemerintah secara menyeluruh.

“Kita tidak boleh menunggu korban terus berjatuhan. Ini bukan lagi bencana lokal, tetapi krisis kemanusiaan nasional. Pemerintah harus segera menetapkan status darurat bencana nasional agar penanganan darurat dan mitigasi dapat berjalan cepat dan menyeluruh,” tegas Dimas, Kamis (27/11/2025).

Menurut Dimas, penetapan status tersebut penting untuk memastikan percepatan pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan penanganan pengungsi. Selain itu, dukungan anggaran nasional diperlukan untuk mempercepat rehabilitasi infrastruktur dan pemulihan sosial-ekonomi. Upaya mitigasi terhadap potensi bencana susulan juga harus diprioritaskan.



PW KAMMI Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi sosial, dan donatur untuk bersatu memberikan dukungan berupa logistik, tenaga relawan, dan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.

“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak. Kami siap bersinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemanusiaan untuk meringankan penderitaan dan membantu proses pemulihan,” tutupnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama