Sosialisasi di TPA Al Hidayah, Cegah Bullying dan Dampak Medsos Bagi Anak


LUBUKLINGGAU - Yayasan Karunia Insani bersama Pengurus Daerah (PD) katan Wartawan Online (IWO) Lubuklinggau laksanakan Sosialisasi Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh), dengan sasaran pelajar sebagai upaya mencegah tindakan bullying dan dampak bermedsos bagi anak, di TPA Al Hidayah Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Rabu (20/12).

Mewakili Yayasan Karunia Insani, Ade Irmansyah, mengatakan bullying merupakan salah satu tindakan tidak terpuji yang merugikan korbannya hingga mempengaruhi kesehatan psikisnya, bahkan parahnya kasus bullying juga kerap ditemukan di sekolah.

Namun terkadang, lanjut Ade, anak tidak mengetahui jika apa yang ia lakukan kepada temannya termasuk bullying.

"(Tindakan bullying) yakni di antaranya perundungan fisik, mencakup memukul, menendang, mencubit, mendorong dan menghancurkan barang orang lain," kata Ade.

Lebuh lanjut, Ade menjelaskan, perundungan verbal adalah intimidasi yang melibatkan kata-kata, baik secara tertulis atau terucap. Sedangkan perundungan secara verbal meliputi menggoda, memanggil nama yang tidak pantas, mengejek, menghina dan mengancam.

Sementara, Ketua PD IWO Lubuklinggau, Wewen, menjelaskan dampak anak bermedsos kepada anak didik di TPA Al Hidayah.

Menurutnya, apabila dalam penggunaan medsos terhadap anak tanpa dampingan dari orang tua maka hal terburuk akan terjadi, seperti memakai android terlalu lama yang bisa membuat anak jadi pemalas, malas belajar, malas tidur, malas makan dan lainnya.

"Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk pendampingan anak saat menggunakan medsos. Melalui medsos juga anak bisa belajar banyak hal, seperti belajar rumus fisika, matetika, sejarah, ilmu agama, tutorial penemuan. Dan banyak lagi hal positif bagi anak bila pendampingannya terarah oleh orang tua," jelas Wewen.

Ia mengimbau, orang tua jangan sampai menuruti semua kehendak anak, karena bisa menjadikan emosi anak semakin hari semakin keras.

"Jadwalkan waktu anak untuk memakai handphone, beri dukungan anak terhadap kegiatan seperti olaraga dan belajar tambahan seperti les dan belajar kelompok. Sehingga membuat anak tidak ketergantungan terhandap handphone dan medsos," tutupnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama