BENGKULU – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah pesisir barat Sumatra pada Sabtu malam (07/03/2026). Pusat gempa dilaporkan berada sekitar 44 kilometer tenggara Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Berdasarkan informasi awal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 23:58:45 WIB. Episentrum gempa berada di wilayah laut di sekitar pesisir barat Pulau Sumatra.
BMKG memastikan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Gempa dengan magnitudo 5,7 tergolong gempa berkekuatan menengah yang dapat dirasakan di beberapa wilayah sekitar pusat gempa, terutama di daerah pesisir Bengkulu dan sebagian wilayah provinsi tetangga.
Sejauh ini belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun demikian, pihak berwenang masih melakukan pemantauan dan pendataan di wilayah yang kemungkinan merasakan guncangan.
BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meskipun biasanya kekuatannya lebih kecil dibandingkan gempa utama.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak panik, menghindari bangunan yang retak atau berpotensi roboh, dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, pemerintah daerah, atau instansi terkait.
Wilayah pesisir barat Sumatra memang dikenal sebagai daerah rawan gempa karena berada di jalur pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia, yang sering memicu aktivitas seismik di sepanjang zona subduksi tersebut.
BMKG menegaskan bahwa informasi mengenai perkembangan gempa maupun kemungkinan aktivitas susulan akan terus diperbarui melalui kanal resmi agar masyarakat mendapatkan data yang akurat dan terpercaya.
Sumber : BMKG
