MUSI RAWAS – Animo masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran pada tahun 2026 diperkirakan mengalami penurunan. Khususnya di wilayah Kabupaten Musi Rawas, jumlah pemudik diprediksi turun sekitar 2,7 persen atau sekitar 2.500 orang dibandingkan tahun 2025.
Meski demikian, Polres Musi Rawas bersama stakeholder dan instansi terkait tetap menunjukkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan serta pengamanan kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Musi Rawas.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, didampingi Wakapolres Musi Rawas Kompol Hendri dan Wakil Bupati Musi Rawas Suprayitno, usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (12/03/2026).
Apel gelar pasukan tersebut juga melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Satpol PP Damkar, Dinas Perhubungan, Disbudpar, BPBD, Kodim 0406 Lubuklinggau, Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Kemenag Musi Rawas, Jasa Raharja TK II Lahat, Pertamina Lubuklinggau, PLN Musi Rawas, UPTD Samsat Mura I dan Mura II, serta Senkom Musi Rawas.
Kapolres Musi Rawas menjelaskan, apel gelar pasukan tersebut merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjamin keamanan masyarakat selama masa mudik Lebaran.
“Diperkirakan arus mudik tahun ini mengalami penurunan sekitar 2,7 persen atau kurang lebih 2.500 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, peningkatan arus mudik tetap diprediksi terjadi dalam dua gelombang keberangkatan dan dua gelombang arus balik,” jelas Kapolres.
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polres Musi Rawas menyiapkan tiga Pos Pengamanan, yaitu Pos Pam Pasar B Srikaton, Pos Pam Simpang Semambang, dan Pos Pam Waterboom Terawas.
Selain itu, juga disiapkan Pos Pantau di kawasan objek wisata Danau Aur guna mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.
Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, sebanyak 83 personel Polres Musi Rawas dan Polsek jajaran diterjunkan serta diperkuat 57 personel dari stakeholder dan instansi terkait.
“Artinya cukup banyak personel yang kita libatkan guna memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran dapat berjalan maksimal,” ungkap Kapolres.
Kapolres juga menjelaskan salah satu potensi kerawanan dalam operasi ini adalah kondisi sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan di jalur lintas yang dilalui para pemudik.
“Kerawanan yang kita hadapi salah satunya kondisi jalan rusak pada jalur dari Sekayu menuju Muara Beliti yang masih terdapat beberapa titik kerusakan,” jelasnya.
Selain itu, pada jalur dari Kabupaten PALI menuju Simpang Semambang juga ditemukan sejumlah titik kerusakan, termasuk jalan amblas di dekat Jembatan Ciani wilayah BTS Ulu.
“Untuk itu personel Satlantas bersama Polsek BTS Ulu telah melakukan langkah antisipasi berupa perbaikan sementara serta pemasangan papan imbauan guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.
Kapolres mengimbau para pemudik dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati selama perjalanan serta mengutamakan keselamatan.
Apabila merasa lelah atau mengantuk, masyarakat dapat memanfaatkan rest area yang telah disiapkan di sejumlah Polsek jajaran, yakni Polsek BTS Ulu, Polsek Muara Kelingi, Polsek Muara Lakitan, dan Polsek STL Ulu Terawas.
Di rest area tersebut telah disediakan berbagai fasilitas seperti tempat istirahat, tempat ibadah, kamar mandi, hingga makanan dan minuman ringan bagi para pemudik.
“Selain itu kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kesehatan. Apabila ada pemudik yang membutuhkan pelayanan kesehatan, maka dapat segera diberikan penanganan,” ujarnya.
Kapolres juga menambahkan masyarakat yang akan mudik dapat menitipkan kendaraan maupun barang berharga di Polres maupun Polsek jajaran secara gratis.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, seperti mengecek kompor, peralatan elektronik serta instalasi listrik,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik serta melaporkan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa maupun Ketua RT setempat agar dapat dilakukan pemantauan dan patroli pada jam-jam rawan.
“Dengan sinergi seluruh pihak serta dukungan masyarakat, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar,” pungkas Kapolres.
