Sugeng : Jika Gubernur Tidak Mencopot Kepala Samsat Mura I, Tidak Layak Dua Periode


MUSI RAWAS - Puluhan masa mengatas namakan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) dan Barisan Rakyat Anti Korupsi (Barak NKRI) geruduk Kantor UPTD Samsat Musi Rawas (Mura) I, mendesak Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru untuk mencopot Kepala Samsat Mura I dari jabatannya, Selasa (19/09).

Bukan tanpa alasan, massa aksi menuntut demikian karna belakangan ini diketahui salah satu oknum pegawai Samsat Mura I ditangkap polisi lantaran melakukan penggelapan uang wajib pajak.

Dan itu bukan pertama kalinya, dimana sebelumnya sudah ada dua oknum melakukan hal serupa, ditahun yang sama dan Kepala Samsat yang sama.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Sugeng Prayoga, mengatakan adanya tiga kali oknum pegawai Samsat Mura I yang berulah tentu menjadi perhatian serius.

"Sangat disayangkan sering didapati terjadi para oknum pegawai Samsat ini melakukan indikasi penggelapan dan penipuan uang wajib pajak. Ini bukan hanya satu kali terjadi di Samsat Mura I, tapi telah berulang kali, kejadian ini melibatkan oknum honorer maupun ASN, yang pertama melibatkan oknum Staff Samsat inisial YM, kedua melibatkan inisial FL, dan yang ketiga melibatkan inisial AK," ujar Sugeng.

Lebih lanjut Sugeng mengatakan, hal itu tentu menjadi pertanyaan, apakah karena ketidak becusan Kepala UPTD Samsat Mura I, atau itu adalah kegagalan Kepala UPTD Samsat Mura I dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Ini yang ketiga kalinya. Hal ini menjadi pertanyaan bagi kami, apakah karena ketidak becusan ataukah merupakan kegagalan dari Kepala UPTD Samsat Mura I dalam menjalankan tugas dan fungsinya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sugeng mendesak APH agar usut tuntas kasus pengelapan uang wajib pajak di lingkungan UPTD Samsat Mura I, serta mendesak DPRD Sumatera Selatan Komisi III untuk segera memanggil Kepala UPTD Samsat Mura I.

"Jika Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru tidak mencopot Kepala UPTD Samsat Mura I, artinya Herman Deru tidak layak untuk dua priode memimpin Sumatera Selatan," tegas Sugeng.

Sementara, Koordinator Lapangan, Suwito, mengatakan dengan adanya peristiwa itu tentu sangat merugikan masyarakat, membuat ketidak nyamanan, menimbulkan rasa trauma, serta ketakutan bagi masyarakat wajib pajak, sehingga membuat masyarakat menjadi apatis.

Dengan adanya kejadian ulah oknum pegawai di UPTD Samsat Mura I, Suwito mendesak struktur pegawai di UPTD Samsat Mura I harus dirombak semuanya.

"Rombak total struktur di UPTD Samsat Mura I. Copot Kepala UPTD Samsat Mura I," tutur Suwito.

(Gpz)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama